CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Pages

Showing posts with label peringatan. Show all posts
Showing posts with label peringatan. Show all posts

Monday, May 14, 2012

Depressed...

Assalam y'ols...


How are y'ols doing? I wish y'ols are in great shape, Amin..

Honestly, I'm in depression.. Major factor, "STUDIES".. Tho, some small small things might add up the level of depression, but still, the main reason is study.. 

Semua benda jadi serba tak kena.. Everything went wrong.. Allah hu akbar...

So these few weeks, I was busy looking around things that might, y'know.., reduce the level of depression that I'm suffering.. Kang kena hypertension pulak! Anak baru satu...

But pusing punya pusing, tak jumpa lah! Nak shopping *people said it usually works, especially for women.. ahaks...*, cannot... now got no extra money maa.. need to spend wisely! So shopping, pangkah!

Holiday? Again...no.. Requires budget as well... Lagipun, enche suami susah nak cuti.. Pangkah juga..

I tried spend some time watching movies lah, pi sana lah, pi sini lah.. Ended up I wasting my time looking for the things that can help me release my stress, and yet stress is still there! Malah bertambah-tambah lagi sebab time is running out..

One sweet day, I terpanggil to recite Al-Ma'thurat.. Dah lama I tak amalkan.. *TERUK LA MUNG NI FARAH!!!*.. I always let 'it's hard to find time' as excuse! But actually masa tuh ada, I yang pemalas! Huhuhu...

Oh..back to Al-Ma'thurat.. At the end of the ma'thurat, there is one du'a.. When I recited the translation of the du'a, I stunned and broke into tears.. Subhanallah.... Just the right du'a and the right phrases that I needed most...


Here goes some of the translation that made me fell into tears:

Ya Allah, kurniakan kami cara hidup yang jitu dan unggul, selamat dari mala petaka. 
Kami mohon kecukupan yang tidak sampai kami terpaksa meminta jasa orang lain..
Berikan kami iman yang sebenarnya sehingga kami tidak lagi gentar atau mengharap orang lain selain daripada Engkau, atau menyembah selain daripada Engkau..
Kembangkanlah lembayung rahmat-Mu kepada kami, keluarga dan anak-anak kami, serta siapa sahaja yang bersama kami..
Jangan Engkau biarkan nasib kami ditentukan oleh diri kami sendiri, walau sekelip mata sekalipun, walau sekadar masa yang lebih pendek dari itu..
Wahai Tuhan yang paling mudah dan cepat memperkenankan pinta...


Pusing sana sini mencari ketenangan, sebenarnya ketenangan itu datangnya bila kita bergantung dengan Allah... Susah payah mencari tempat untuk mengadu, sebenarnya, kita hanya perlu menadah tangan dan mengadu pada Allah ta'ala... And kita selalu tak perasan, sebenarnya, tiap kali kita angkat takbir, 'Allah hu akbar' dan mula solat, kita dah berdoa dah... 

'Iyya kana' budu wa iyya kanastain' (AlFatihah, verse 5)
Kepada Engkau kami menyembah dan kepada Engkau kami memohon pertolongan..

Allah hu akbar.. Kenapalah leka dan negligence sangat selama ni? 

True, the problem won't solve in a blink without effort from us.. But at least, if we can do work with peaceful heart and mind, InsyaAllah, things will be easier to solve.. InsyaAllah.. 

'Ya Allah, aku menadah tangan dengan penuh rasa kehambaan, memohon petunjuk dan pertolongan daripada Mu yang Maha Kuasa.. Bantulah aku harungi kesusahan dan kemelut ini.. Engkau lah Tuhan, Engkau lah Maha Pembantu dan Engkaulah tempat aku mengharap...'



Cerita keluar topik : One night, mama was sad. So mama cried. And Fatin Amani was there, seeing her Mama cried like a child. She came closer to her Mama, wiped Mama's tears and said, "Mama..nanan nanesh tau.." (translate : Mama, jangan nangis tau). Mama smiled, but tears pouring down even heavily.. Mama was touched, that this small little creature now understands that Mama is sad and even try to console her Mama not to cry.. Thank you Allah, for giving me this little thing to cheer me up... Fatin Amani, Mama love you sooooo much.....


 Loads of love, 
* Farah Jasni*

Monday, April 30, 2012

Aku betul...Engkau salah...

Aku kata, aku yang BETUL
Kau pulak kata, kau yang BETUL,
Habis, siapa yang BETUL,
Kau Betul?Ke aku yang BETUL?

Aku kata kau yang SALAH,
Kau pun kata, aku lah yang SALAH,
Habis, aku ke kau yang SALAH,
Hish, naik serba salah..

Apa yang dah jadi?
Kenapa mesti menuding jari?
Mesti ke menang kan diri sendiri?
Tak boleh sama-sama kita fikiri..

Jangan jadi extremist
Cuba kita jadi optimist
InsyaAllah, akan ada gerimis 
*hahaha...I dah tatau nak bantai apa...*

Salah betul,kita ke tentukan?
Siapa kita, dah naik taraf jadi Tuhan?

Kau saudara aku...
Aku saudara kamu...
Bukan kah kita sembah Tuhan yang Satu..
Jadi, sudah-sudah la tu...


Sudah la tuh bertegang urat
Buang yang keruh,ambil yang jernih,boleh buat?



Eh...out of the blue terletak pulak gambar warna kuning nih.. Ha..ha..tak tau! ;p
 
 



 Loads of love, 
* Farah Jasni*

Thursday, April 26, 2012

Aku Maafkan Kamu

Assalamualaikum y'ols...


Wassup? Awal-awal hari..., dah update blog ek.. Thing is.., I can't wait y'ols... Cerita panas kot!!

No..no..no.., bukan pasal Justin Bieber, neither pasal Rosmah Mansur..! Hahahaha..

It was bout my entry posted yesterday (link to the post)! Kan I meluahkan perasaan kat y'ols kan pasal my apartment yang dah jadi hostel for PICOMS tuh kan? U know what?? There's one of the student *maybe he's reading this too.. So...Hey there, adik!*, shared the link of that post at their PICOMS's fb account wall.. 

Reason being? I dunno?? Tanya lah dia! 

But my guess, he was trying to provoke the friends to condemn me and indirectly the other BC's residents la kot for being annoyed and stressed out of what had happened to our HOUSE/HOME! 

I pon terkejut when suddenly the news about my blog was spread all around dekat our fb's group.. Enche suami pun tanya-tanya perihal blog I.. He asked me whether I posted my blog dekat wall PICOMS.. I was like, "Heh?? Apa kejadah lak I nak post my blog dekat situ!".. Kan?

So after few minutes absorbing the information, baru lah both of us understand the situation. Kisahnya..., ada adik yang 'baik hati' tolong post kan blog I kat their FB group! Hahahahahaha... 

When the post went publicly at their wall, of course lah some of them leave 'nice' comments *I would say... ;p*... And the 'nice-comments' really pissed the other residents and owners off!! 

Here are the comments by the students and below part in purple is my answer (representing my fellow neighbors in Banjaria Court):

<-we (referring to BC's residents) are not being rational for accusing them without proof..

->WE DO HAVE PROOF!! And in fact, WE ARE COLLECTING IT NOW... But the proof is not to be shown to y'ols, but to some people in higher positions.. Ur college management, maybe? Kementerian Pengajian Tinggi or Kementerian Pelajaran, maybe? Or mungkin Kementerian Kesihatan juga, since y'ols will be working in that area related to that ministry.. 
So, WE DO HAVE PROOF ye adik-adik sekalian...


<-we claimed that BC is ours but actually the students also do have right on BC..

->Before that, izinkan daku bertanya..., berapa ratus ribu y'ols bayar to claim that u hv the rights similar to the owners' should have on BC?? FYI, the price of one unit in BC is not less than RM 150,000.. Not less ok... Bear in mind! We all kerja siang and malam, and tunggu masa bertahun to purchase this is soooo called HOME... Jadi patut-patut lah kalau kami kata, BC ni kami punya!! Memang we all pon yang sign surat jual beli, surat loan, surat hakmilik...   
And there u are, paying the fee by semester, and maybe some amount of rent every month, itu pun probably the source of finance coming from ur beloved parents, then claim u have the same right as we do?? You got to be kidding!!
Oh ya la... y'ols budak lagi.. Mana nak paham menda-menda ni... So next time, before doing or saying anything, THINK first! If y'ols dah besar, dah matured, dah paham situasi kakak-kakak and abang-abang ni.., u'll probably regret what u've just said..


That's part of it lah.. But thanks to some of my neighbors yang dah tolong 'tegur' budak-budak-kurang-matang ni.. 
I mean, in my opinion, they are just children who's not yet exposed to the real world... So for them, things are as simple as FB... They might say, 'pasal guna swimming pool pun nak kecoh?', or maybe 'Sukahati kiterang la buat apa pun, bukan pi ketuk pintu hampa pun'..
Yup.., because they never feel how hard it is actually to earn ur own money and purchase ur own home and protect the HOME that u own... Diorang tak paham...

To explain analogically, camnihla, imagine, sambil belajar, y'ols kerja part time kat McD or maybe KFC.. penat nih.. Susah payah carik duit. Then with the pay from ur part time work, u buy an iPhone.. And that's gadget became ur fav thing and most beloved belongings that u ever had. Coz u worked hard for it. Then suddenly a friend of yours, who is happened to buy a topup for u, RM10, claim that he has right as well on ur iPhone.. Sebab dia bayar topup 10hinggit...! Dah la pakai ganas, sampai calar-calar iPhone u..  Dah la asik dia je yang pakai.. U nak pakai pun tak dapat..
So..., if y'ols dekat situasi itu, bengkek tak? Marah tak? Ase membara-bara tak nak protect iPhone u tuh?

Jadi..., kami nih rasa itu lah skang ni... Sebab tuh la kakak-kakak n abang-abang buat kecoh... Kami nak protect hak kami!
Ada paham ka...?


Hahaha.. Panjang berjela sudah... Penat berceramah...


K lah y'ols.. Have a nice day..


Oh ya.., to the 'adik' *I'm 100% confident he's reading this...*, bukan adik sorang je leh bajet stalker intai-intai group kami and even the members of the group, kami pun ada juga stalkers berhemah tau! Ahakss.. So, doing that (posting my post to ur college's FB's wall) was not rili a good move la der...






:)



Wassalam...









 Loads of love, 
* Farah Jasni*

Tuesday, April 24, 2012

Shame,,,Shame.. Tak Malu..

Assalamualaikum y'ols...


Ha...today I nak buat post tak malu sket... Ooopppsss..

Check this video out...

Jeng...jeng...jeng... Title macam hot and spicy je.. 




Ha...have y'ols watched it? Hehehehe... 

Interesting kan y'ols???

And y'ols noticed tak... The video makers and the casts are all 'budak mentah'.. Teenagers y'ols!!!
*Tho in this video they might be overly condemned those who are not covering the aurah, but excuse them for that (but what they said is true indeed..kan,kan? hehehe..).. They are TEENAGERS..memang nature teenagers ada extra emosi.. hehehe...*


Watching this, make me wanna say this to myself...
"Shame...shame....tak malu....",

Even the teens have awareness, guts and effort to say this... And look at me.. keep saying, 
"Semoga Allah buka kan hati mereka..."

And in fact, there are quite numbers of YouTube videos yang actually made by teenagers but preaching about good things and dakwah y'ols.. 


And for that, I think they are "AWESOME!!!"...

Alhamdulillah... Muda-muda dah ada kesedaran..

So maybe y'ols wanna surf around and check for ur self for this adik-adik awesome.. Do subscribe them... 
 If u ask me, it's the best way to listen to tazkirah (reminder) in ur busy day.. Coz guess what, we might feel we are TOO busy to attend majlis agama/usrah/halaqah and etc, but suprisingly, we do have time to surf FB, YouTube and etc.. 
*Maybe this presumption is not true for y'ols..., kat I je.. I tau y'ols baik-baik orangnya.. hehehe...*


So, by watching this, we can muhasabah ourselves and think about the things that the adik-adik awesome sembangkan, sambil dok congak, jauh sangat dak beza umur kalau den nak buat jadi menantu... Ooooppppssss, gitu.... HAHAHAHAHAHA....


K lah y'ols...


Wassalam....

 Loads of love, 
* Farah Jasni*

Wednesday, January 4, 2012

Happy New year!!

Assalamualaikum o'ols!!

Happy new year!! *tho it's a 4th day of 2012 already..but..who cares!! hahaha*

Ok, honestly, I'm stressed.. And honestly, I think, updating this blog is not going to help as I shud be doing 'woking-stuff' right now.. Unfortunately, I'm stressed so I couldn't focus.. So I decided to update this blog which was left *no string attached* for ages.. 
Plus, a good friend of mine dah perli-perli I tak update blog..  
*Girlfriend, u know who u are.. and this post is dedicated for ya'.. Hahahaha... Ok, poyos..*

Alright, can u'ols believe it, it's 2012!!!

O.M.G.... Cepatnya masa berlalu....

And in less than 2 months, my anak dara is turning 2!! Cepatnya masa berlalu... *again...*

So, it's cliche when it comes to new year, everyone talks about "Your new year resolution/s".. Kan? Kan?

What's mine??

Hmm..., actually, the 2 things that I pray *siang dan malam* that I can achieve this year are :

Yup..own house and Master's degree.. To be honest, those are 2 things that always gimmi headache now.. Haish... Buat apa pun tak tenang, dok asik terpikir about these..
Friends and family, plz do pray for me ya.. Hoping that Allah will ease it a bit for me... Hamba yang lemah dan tidak berdaya... :(

Other than that, of course I'm hoping to become someone better... I hope I can list down all Mazmumah's characteristic in me, and figure out how to improve... *Maybe can blog bout that later.. (Tapi tatau la later tuh bile.. Muahahahaha...) *

Would like to improve my relationship with my Creator.. And I believe everybody does to... Let's do it together ok? InsyaAllah... :)

Would like to be in "Majlis Ilmu" more frequent... *KPI for 2011 in this particular thing was REALLY BAD.. Seriously Farah, u need to improve.... Haishh....*

So I think that's all for now.. Buat kerja..Buat kerja.. Jangan buang masa... Huhuhu..

Anyway, I wish we all will have a blessed and wonderful year ahead, InsyaAllah.. And let's us make sure that this year will be better than before, Amin.. 

Bismillah.... :)





Loads of love, 
* Farah Jasni*

Friday, November 4, 2011

MasyaAllah....

As salam u'ols..

Happy Friday!

Yesterday, while I was watching BabyTV *yup that is my fav channel now!* with my Fatin, Mama hurriedly came out from her room and told me that someone wanted to organize an assembly to fight for freedom in sexuality orientation. It is called "sexuality merdeka" if I'm not mistaken.

I was like "WHAT THE HECK??"..MasyaAllah....

Guess some people in Malaysia has gone crazy and insane! And I heard, part of the organizing committee was someone really famous for leading another unnecessary assembly in Malaysia few months back.. I don't want to mention the name here.. Jijik and Geli!

As for me, that proposal, or even the idea, is blindly stupid and ridiculous.. This is MALAYSIA, dude! Kita menyanjung agama ISLAM as agama rasmi.  So, what they are trying to do here, from my point of view is like mencabar kedudukan ISLAM di Malaysia nih! HOW DARE YOU!!
 
Terang lagi bersuluh, ISLAM MENGHARAMKAN HUBUNGAN SEKSUAL LUAR TABI'I.. Hampa nak jadik GAY ke LESBIAN ke *tak takut azab Allah* hampa punya pasal.. Yang nak pi drag seantero rakyat Malaysia menghalalkan benda keji yang hampa nak buat tuh buat pa??? Tak ada keje???

Earlier today I read through a note in FB written by Dr Juanda Jaya shared by a friend. Honestly, I dunno who Dr Juanda really is, however, things that he said do make sense as hujjah to deny that very-disgusting + ta'ban assembly. 

Check this out!

"Islam akui kebebasan manusia. Ia suatu hal yang kudus. Kebebasan dalam erti kata menghormati sifat manusia, bukannya kebebasan yang menjerumuskan manusia kepada sifat binatang dan anti-manusiawi. Hal ini berlaku kerana Islam meletakkan manusia sebagai makhluk paling mulia, jauh berbeza dengan binatang. Hatta manusia non muslim juga diberikan hak untuk dihormati dan diberikan kebebasan yang sama untuk mereka. Nabi SAW bangun menghormati jenazah orang Yahudi yang menurut baginda adalah suatu manusia yang layak dihormati. Nabi SAW menyambut rombongan Kristian Najran di dalam Masjid kedua paling mulia iaitu Masjid Nabawi. Baginda menulis surat yang dimulakan dengan Salam untuk menghormati penerima suratnya yang terdiri daripada Kisra Parsi yang beragama Majusi, Kaisar Rom yang beragama Kristian, Muqauqis dan sebagainya.

Ya, Islam hormati kebebasan, tetapi dalam batasan manusiawi yang sudah pasti diakui manusia seluruhnya secara universal sebagai prinsip yang wajar diterima dan diperakui. Namun apabila ada yang cuba merendahkan taraf manusiawi insan lebih rendah berbanding haiwan, golongan syuzuz, aneh, pelik dan anti manusiawi ini wajar ditentang.

Binatang pun tahu pasangannya. Ayam jantan pasti akan mengendeng kepada ayam betina. Ayam jantan payah nak duduk sekali dengan ayam jantan lain. Ayam ayam jantan ini pasti bergaduh sakan bagi merebut ayam betina. Mereka mustahil bergaduh untuk berebut sesama jantan. Wow! Apa sudah jadi kalau manusia sudah jauh lebih hina daripada binatang? Yang jantan berpasangan dengan jantan yang lain, dan begitu jugak yang betina. Tak malu ker kepada ayam, itik, angsa, katak dan segala binatang senatero alam? Kalaulah ayam itu boleh bercakap bahasa manusia, sudah pasti ayam itu akan menyindir manusia yang aneh dan pelik ini. Mungkin ayam jantan tu akan berkata; Jantan jenis apa kamu ni? Memalukan manusia dan binatang jantan jer kamu ni?

Golongan yang memperjuangkan seksualiti aneh dan pelik ini wajar ditentang kerana mereka tiada tempat untuk duduk bersama manusia yang normal. Mereka akan membawa wabak yang merosakkan sifat manusiawi. Mereka juga pasti membawa kerosakan dan bala kepada manusia normal."


Make sense kan?? Bukan bermakna if Islam rejects this very-disgusting + ta'ban *I will be repeating this over n over again!* proposal, Islam denies human right! Nak freedom pun kena la ada limit, derr... Tah pape lah!

Hai..., apa nak jadi ngan Malaysia nihesok lusa, camana lah.. Huhuhhuhu...

So, k lah... Nak merenung masa depan... huhuhu...

Wassalam...


 Loads of love, 
* Farah Jasni*

Tuesday, October 25, 2011

2 kata...

As salam u'olls..
 Yup, it's me again! If u'olls noticed, today, I'm very active updating my status in FB and sharing links in FB and also posting new entries in this blog. 
Reason being, because my mind suddenly refuse to think about the 'real business' which is, my MASTER'S PROJECT!! Haiya mama! Maybe because I plan to go back early today? Or maybe because it's holiday tomorrow? Or maybe simply because I'm naturally lazy?? Hahaha.. Hate to admit it but I guess the last option fits my situation better! *Dush..Dush.. Tumbuk laju-laju*
Anyway, since I'm so not in mood to do something beneficial for my study's sake, so I decided to do something good for ummah-sake.. *wahh, gitu!*. Tak ada la.., cakap tuh nak bang-bang-boom je kan.. 
Nak share kata-kata ni je.. Got it from Heliza AF FB's wall.. Found it motivational. Thinking of sharing it to u'olls jugak..
 
✿ Ü“Berterima kasihlah pada yang kalah, kerana mereka kita menjadi juara.

✿ Ü“Berterima kasihlah pada yang menegur, kerana mereka mungkin kita di syurga.

✿ Ü“Berterima kasihlah pada yang menyokong, kerana mereka kita punya sumber kekuatan.

✿ Ü“Berterima kasihlah pada yang memberi, kerana mereka kita menjadi seperti sekarang.

✿ Ü“Berterima kasihlah pada yang berjasa, kerana mereka kita merasa sebuah kehidupan.

✿ Ü“Berterima kasihlah pada Allah, kerana setiap ujian yang datang menjadikan kita lebih baik!!
 (Credit to : Heliza Helmi AF)
 So, thank you, arigatou, cheche ni, terima kasih to all....

Wassalam...

 Loads of love, 
 * Farah Jasni*

Something nice to share....

As salam u'olls..

Surfing thru my FB just now and terbaca this so-called poem shared by a friend, Pn Nadia Bayu. Very nice and the words are true, indeed.. Hehehe..

So, I dedicate this to my beloved husband, Enche Mohd Rozaidi.. *baca..jgn tak baca! Hahaha*


"Love her …when she sips on your coffee or tea. She only wants to make sure it tastes just right for you.

Love her…when she "pushes" you to pray. She wants to be with you in Jannah (Paradise).

Love her…when she asks you to play with the kids. She did not "make" them on her own.
...
Love her...when she is jealous. Out of all the men she can have, she chose you

Love her…when she has annoying little habits that drives you nuts. You have them too.

Love her…when her cooking is bad. She tries.

Love her…when she looks dishevelled in the morning. She always grooms herself up again.

Love her…when she asks to help with the kids homework. She only wants you to be part of the home.

Love her...when she asks if she looks fat. Your opinion counts, so tell her she's beautiful.

Love her…when she looks beautiful. She's yours so appreciate her.

Love her...when she spends hours to get ready. She only wants to look her best for you.

Love her…when she buys you gifts you don't like. Smile and tell her it's what you've always wanted.

Love her…when she has developed a bad habit. You have many more and with wisdom and politeness you have all the time to help her change. 

Love her…when she cries for absolutely nothing. Don't ask, tell her its going to be okay

Love her…when she suffers from PMS. Buy chocolate, rub her feet and back and just chat to her (trust me this works!)

Love her…when whatever you do is not pleasing. It happens and will pass

Love her…when she stains your clothes. You needed a new thobe (kurta) anyway

Love her…when she tells you how to drive. She only wants you to be safe.

Love her…when she argues. She only wants to make things right for both

Love her…she is yours. You don't need any other special reason!!!!
All this forms part of a Woman's Character. Women are part of your life and should be treated as the Queen.

The Messenger of Allah (peace be upon him) advised concerning the woman:

• Treat the women well.

• The best of you are those who are the best in the treatment of their wives."

(Credit to : Stunning Hijabs)

Eh...cop..cop.. Haven't finished yet hoccay.. Takkan lah husband je kena love the wife as she is.. We, wife, shud do that tooo... *of course!!*

So here goes the poem for the wives.. I know, we do love our husband as he is! *we always do right?? ;p *. Take this poem as, hmm.., just a motivational words.. Hahaha.. There are times when we feel so geram and nak cubit the husband kuat-kuat, kan? So maybe by reading this, can cool us down sket? Hehehe...

So ladies, read it whole heartedly tau! ;p

"Love him …when he "forgets" that special occasion. For him every moment with you is special so he does not need an occasion.

Love him…when he comes late from the Musjid. He wants to make sure he is early with you in Jannah (Paradise).... 

Love him…when he admonishes you to don the hijaab. He wants to be sure you enshrouded by Allah's Mercy when you leave the home.

Love him...when he is jealous. Out of... all the women he could have, he chose you to be his wife!

Love him...when he is working till late. At least he comes home and you still get to sleep and wake up in his loving and caring arms.

Love him…when he has annoying little habits that drives you nuts. You have them too (and maybe more)

Love him…when does not praise your cooking. He told you as newlyweds that yours was indeed always the best.

Love him…when he looks dishevelled. He was more busy caring for the family than grooming himself. By the way he is cute!

Love him…when he does not help in the home. He is out earning a halaal (pure) income for the family.

Love him...when he does not reply to your questions. He does not want to hurt your feelings or is absorbed in thinking about your welfare.

Love him…when he looks beautiful. He's yours to appreciate!

Love him…when he goes out in the Path of Allah. He is preparing a blissful eternal home for you in Jannah.

Love him...when he does not comment when you get angry. He is a good listener.

Love him…when he buys you gifts you don't like. Smile and tell him it's what you've always wanted. He took the time and money out just for you!

Love him…when he has developed a bad habit. You have many more and with wisdom and politeness you have all the time to help him change.

Love him…when he is irritable and moody. Buy chocolates, massage his head and feet and just chat to him. He will become your slave!

Love him…when whatever you do is not pleasing. It's like a storm; it happens and will soon pass by.

Love him…when he drives so fast. He only wants you to be there in time.

Love him…when he extends his period of rest. He is re-charging himself to serve you the best.

Love him…when he forgets to say "I love you". He actually shows his love in many other ways.

Love him…when he forgets to buy the bread or milk. He was rushing home to be with you.

Love him…when he does not give you a chance to talk. He just knows what is in your heart and what it is you want to say.

Love him…when he "demands" respect. After all he is the head of the house

Love him…when he shouts the kids. He only wants to ensure they are corrected and have a good moral upbringing.

Love him…he is yours. You don't need any other special reason!!!!
All this forms part of a man's character. Your Husband is part of your life and should be treated as the King!.

Almighty Allah Ta'ala says:
" And among His Signs is this, that He created for you mates from among yourselves, that you may dwell in tranquillity with them, and He has put love and mercy between your (hearts)…" (Qur'an 30:21)

The Messenger of Allah (peace be upon him) is reported to have said:
· 'Any woman who dies, and her husband is pleased with her, will enter Paradise.'"(Hadith-Ibn Majah)

· "If a woman prays her five daily prayers, fasts her month (of Ramadan), obeys her husband and guards her chastity, then it will be said to her: 'Enter Paradise by whichever of its gates you wish."(Hadith-Ahmad and al-Tabarani)

· "Pay attention to how you treat him(husband), for he is your Paradise and your Hell."(Hadith-13 Ahmad and al-Nisa'i)

· "No human being is permitted to prostrate to another, but if this were permitted I would have ordered wives to prostrate to their husbands, because of the greatness of the rights they have over them."(Hadith: Ahmad and al-Bazzar)

Don't wait for that special occasion, take time NOW to make him feel Special in Every Way! Just give him a HUGE HUG and if he asks why then say: 
" It's just because you are so SPECIAL." 
(Credit to : Stunning Hijabs)
Hope it the words inspire all of us in loving our partner more and more each day together. InsyaAllah.. 

Talking bout love, 3rd anniversary is coming soon lah! Hmm.... *hehehe..*

K, that wud be all.. Enjoy ur day! May Allah bless us, Ameen.. :)

Wassalam..
Opps..sesat gambar romantic sket! Haha..


 Loads of love, 
* Farah Jasni*

Tuesday, August 9, 2011

Syoknya puasa..

Assalamualaikum u'olls... And Salam Ramadhan..

Pejam celik,dah 9 hari kita ber'Ramadhan' tahun nih.. How time flies, kan? Anyway, how are u'olls doing so far? Hopefully kita semua dapat barakah Ramadhan tahun ni ye..

I've been quiet for a while *err...seminggu je kot!..* Honestly, I macam tatau nak cerita apa.. So dok diam je la kan.. Hehe..

Ok, in this entry, I wanna share one YouTube file entitled "Syoknya Puasa".. I believe some of you *err..probably most of u guys* had seen this video before.. 

This video is about training our children to fast during Ramadhan.. Watak utama dalam video? Ha..., jeng,jeng,jeng..mestila wanita yg saya minat itu, Wardina Safiyyah.. She shared her techniques or method in training her eldest daughter, Amna to fast during Ramadhan.. Amna is 8 years old this year..

I personally enjoy sangat video ni, and I memang ase guidance Wardina bagi memang tepat and applicable.. 

Korang tengok dulu video ek. Lepas ni kita cite-cite lagi... hehe..


So, what do u guys think? Best kan? 

I love the part where she highlighted about the priority of training our child to Solat rather than fasting. She's sooo true when she said, we Malaysian were brought up with the mind set that during Ramadhan, we have to fast. If we don't then memang kita teruk gila la.. Tapi, no one cares, if a Muslim in Malaysia take his/her responsibility to solat 5 times a day leisurely.. Rasa nak buat, buat, kalau malas, tak buat! Betul kan?

Then about being honest about fasting. Memang betul, kalau zaman kita and I believe even during our parents childhood days, we were so afraid to tell our parents that tak larat nak puasa hari tuh.. Reason being, one, maybe takut parents marah, two, takut duit raya kena potong *this was my reason! ;p*, and I suppose ada banyak lagi.. 
So, kalau budak-budak yang gigih bertahan, dia tahan la.. BUT..yg jadi problem nya when the kids are so afraid to be honest with their mom/dad yg dia tak larat puasa, they tend to curik-curik bukak puasa behind their parents.. Which is even worse.. Naudzubillah.. When that happens, maknanya the parents bukan train anak-anak puasa la,  train jadi penipu pulaknya.. Huhuhu.. 

These shouldn't be happening for our child generation.. And we are as parent really need to train our child well.. So, my humble opinion, sebagai parent yg ada tanggungjawab mendidik anak-anak, tak payah la being too strict and pushy. And again, Wardina is right, we need them to understand why they need to do this & that instead of forcing them to do something that they don't understand.. 

Budak-budak kot.. Kasik can la sket.. Kalau dia tak larat, bagi la berbuka. Sekurang-kurang dia mencuba. And pasal attire pon sama. I personally think, TAK APA sangat untuk pakaikan anak-anak yang mumayyiz ni pakai baju sexy-sexy sket.. I mean, we still need to consider their condition, kot panas ke, kot tak selesa ke, jadi rasanya tak salah pakaikan baju yang mungkin sexy sket.. 
I memang tak setuju la kalau kecik-kecik dah pakaikan tudung, pakai baju tutup segala menda, macam, tak seswai kot.. They are children for God sake.. kasik can la.. I memang intend untuk pakaikan Fatin segala skirt yang nampak betis, or sleeveless shirt & gown sampai dia umur 4 or 5 years.. I prefer dia selesa berpakaian rather than seksa dia menutup aurat sebelum waktunya.. haha.. 

My sexy baby.. Auww..


Well, that's my opinion.. Others might have different idea in mind kan.. 

So that's all.. Hoping that we can learn something from the video.. Selamat berpuasa & beribadah u'olls..

Till next time. 

Wassalam..



 Loads of love, 
* Farah Jasni*

Thursday, July 28, 2011

In a few days...


Assalamualaikum u'olls..

Short one *I hope so...*.. Hehe..

In a few days...
  • gonna be my dearest Enche Suami's birthday!! He will turn twenty tuut... Haha.. Nak rahsia-rahsia la konon.. He's going to be 28 this year.. Dah tua dah.. *tapi muka macam budak SPM..Tensi sungguh cik isteri nih!*  Tengah plan something la untuk makes him happy... Eceh..ceh..ceh.. Sweet la kunun.. Hihihi.. Hadiah apa nak bagi ek...? Enche suami nak apa ye? Karipap dua hinggit okeh?? ;p
  • This is Fatin's DADDY, not BROTHER.. Harap Maklum.. Hehe
     
 
  • Ramadhan will visit us again.. Alhamdulillah.. May Allah grant us all one more chance to do as much good deeds and ibadah to Allah.. Amin... We never know, ada lagi ke umur untuk Ramadhan akan datang.. In fact, ada lagi ke umur untuk habiskan Ramadhan kali ni.. So, andai kata sempat kita ber'Ramadhan' kali ni, JOM grab this chance to beramal macam this is the last one that we have.. Ajal dan maut, not in our hand to decide, it's Allah's.. So our job is to get prepared.. Huhuhu..   Yeah, it might sound cliche kan? Saying it sounds so easy, but doing it, is another story.. I know.. I face the same problem too.. But, takpe.. Mari kita berusaha dengan gigih! GANBATTE NEH!!
  
K lah.. That's all for now.. Till next time, InsyaAllah..

Bye.. Wassalam..


     Loads of love, 
    * Farah Jasni*

    Sunday, July 17, 2011

    Hitam pun Hitam Lah....

    Assalamualaikum u'olls...


    Pekabo di hari ahad ini? Hehehe.. Berjalan-jalan ke mana-mana ke? I'm just staying at home today.. Kalo jadi, maybe nak ikut Mama shopping barang sket in the evening.. Tak dapat berjalan-jalan, enche suami terchenta ada tuition.. So, duduk rumah saja lah! Hehe..

    Ok, nak cite pasal 'HITAM' hari nih.. Sebab pe? Nih I nak cite.. To be frank, I makan hati gak la dengan kisah HITAM ni.. 
    Ada la someone ni, cite kat I, dia dengar, the other someone, talked *for me it's supposed to be bad things..* behind my back saying something like this..

    "Si Fatin tuh HITAM..., macam MAK nye...". Siap bila tang 'HITAM' tuh, bisik-bisik macam tengah ngumpat tuh..

    And yes, I know, the fact that someone said is true.. I'm not fair.. Either my daughter.. Tapi, perlu ke canang-canang kat orang macam tuh? And tah la.., I offended.. *Tah pape..padahal memang HITAM, ngaku je la kan..*

    BUT, if my closed family or friends yang cakap macam tuh, I tak kisah, sebab I anggap macam gurau la kan.. Nih bila someone yg tak ada kaitan darah ngan I, tetibe lak nak cakap-cakap kat orang camtuh, cam offended la gak.. Terasa macam dia mengutuk la plak.. *up to u'olls to say I'm ngada-ngada to feel offended.. Hihi..*

    When I ngadu kat hubby saying that I am offended by that someone's statement, hubby just said, 
    "Ala.., buat apa nak amik port.. Abang tak rasa B hitam pon... Pada mata abg, B ok je.. Penting ke pendapat orang?" *Owh... so sweet... Hahaha....*.. 
    He also said, "Kalau sungguh pon hitam, what's wrong? Bilal Bin Rabah pun diriwayatkan orangnya hitam legam... Still, dia dijanjikan syurga... So, tak ada masalah pon jadi hitam.., ahli syurga jugak.."

    Ha'ah ek... Betul juge.. So, I felt a bit relief la.. *Walopon seketika ada gak perasaan nak kutuk balik si someone tuh.. Hahaha...*

    Tak apalah.. Cakap lah ikut suka anda..

    Hitam pon hitam lah...
    Hitam-hitam pon, Alhamdulillah, ada gak orang nak ngan saya... Kawin gak pon..
    Hitam-hitam pon, Alhamdulillah, Tuhan bagi saya anak satu..
    Anak saya hitam-hitam pon, tak kisah, sebab pada mata saya, anak saya comel sangat... hehehe..
    Tak pernah dengar ke, 'HITAM MANIS'...?
    Kami hitam-hitam pon, manis tau! *ayat perasan.. wakaka..*
    Tak manis rupa, sekurang-kurangnya, akan cuba memaniskan peribadi, InsyaAllah...

    Si Budak Hitam bajet comel.. ;p
    Si budak hitam dan chenta hatinya...
    Ohh..I'm so proud of giving birth of this wonderful budak hitam... Luv u baby...


    So, itu sajalah.. Hehe.. Anyway, jom kita baca pasal Bilal bin Rabah sket jom! Click HERE..

    Happy weekend u'olls... Mmuuuuaaahhh!!

    Wassalam..

    Friday, July 15, 2011

    O Allah, Please Bless Me...

    Assalamualaikum u'olls..

    Selamat Hari Jumaat, penghulu segala hari.. Alhamdulillah, still, we were granted another chance to live today.. May we were forgiven for yesterday's sins and are blessed with a good day today, InsyaAllah..

    Yeah, I'm no alim ulama' to preach Islamic teachings, but our beloved Rasulullah said, "Sampaikanlah, walaupun satu ayat". So, in this entry, I feel like sharing something..

    Honestly, lately, I was not really happy, and peaceful. I think I know why, but I don't think I wanna share it here.. hehe.. *Cam ngada-ngada, dah cakap, tiba-tiba nak rahsia-rahsia lak! Wakaka..*. So just now, since I was rili feel 'menyampah' and disgusting with some people on this earth, I googled the du'a in the net for me to feel calm and hopefully can erase or at lease reduce the anger and disgust in my heart.. Suddenly, I came across to this one website, entitled, Koleksi Hadis Nabi.

    There is a post, "6 Golongan Yang Sukar Menerima Dakwah".. I was like.., hmm.., menarik.., so I read the post and now, I wanna share it with u'olls.. Semoga kita sama-sama mengambil iktibar dan tak tergolong dalam golongan yang 6 tuh.., InsyaAllah.. Amin..

    1. Mereka yang Menolak Kebenaran

    Surah Al-Anfaal [8] : 22
    22. Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun.

    Maksudnya, manusia yang paling buruk di sisi Allah yang Maha Agung ialah yang tidak mahu mendengar dan memahami kebenaran. (Rujukan : Tafsir Ibn Katsir)
    Zaman ini : Setelah mendengar seruan Nabi Muhammad salallahu ‘alaihi wasallam (saw) mereka mengingkarinya dan mengatakan itu adalah amalan orang-orang lama (konservatif) dan pemikiran yang beku (jumud). Mereka menolak hadis-hadis dari Rasulullah saw dengan pelbagai alasan, malah mengatakan hadis-hadis inilah punca perselisihan dan perpecahan umat Islam sekarang.
    Orang-orang seperti ini sangat sukar menerima dakwah kerana mereka sendiri enggan mengakui akan kebenaran Al-Quran dan Nabi Muhammad saw. Perkara ini bukan hanya terjadi pada orang kafir dan munafik sahaja, malah tergolong juga pada orang-orang yang mengaku Islam pada mulutnya, tetapi tidak beriktikad dalam hatinya.
    Mereka tetap bersolat dan melaksanakan ibadah sebagai seorang muslim, tetapi mereka menolak apa yang diperintahkan Allah yang Maha Agung melalui Rasul-Nya dan sebenarnya mereka tidak mengetahui mereka telah cenderung kepada kemunafikan dan kekufuran. Contohnya; Mereka mengatakan ada perkataan dan hukum yang lebih baik dari Al-Quran, malah mencaci pula Rasulullah saw dan para sahabatnya r.a.
    Hadis : Dari Abu Hurairah : Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa taat kepadaku, bererti dia telah taat kepada Allah SWT; dan barangsiapa menderhakaiku, bererti dia derhaka kepada Allah SWT." (0003) [Sahih Ibnu Majah]

    2. Mereka yang Taksub Mengikuti Tradisi

    Surah Al-Baqarah [2] : 170
    170. Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?".

    Maksudnya, mereka yang telah diseru supaya mengikut perintah dan larangan Allah yang Maha Agung, tetapi mereka ingkar dan beralasan tradisi nenek moyang tidak boleh ditinggalkan, iaitu penyembahan berhala dan membuat sekutu-sekutu bagi Allah yang Maha Agung. (Rujukan : Tafsir Ibn Katsir)
    Zaman ini : Manusia zaman ini pula tidak terlepas dari mengikut tradisi nenek moyang mereka walaupun ia bertentangan dengan syariat. Amalan-amalan khurafat zaman dahulu seperti keris sakti pusaka, cincin geliga yang mampu menyembuh penyakit, gelang dan rantai yang dapat memberi kesihatan dan pelbagai lagi sekutu-sekutu yang diciptakan bagi menidakkan kekuasaan Allah yang Maha Agung.
    Selain itu ada pula yang mengikuti tradisi kitab. Apabila berdakwah kepadanya mengenai sesuatu amalan atau ibadah yang bercanggah dengan syariat dan dikemukakan kebenaran dan faktanya, mereka mengatakan kitab itu hasil nenek moyang mereka dan mereka tetap mengikut kitab itu. Walhal kitab itu penuh penyelewengan seperti penuh hadis palsu, salah faham dalam penafsiran dan sebagainya.
    Orang-orang seperti ini sangat sukar berdakwah kepadanya kerana mereka begitu taksub dengan tradisi mereka.
    Hadis : Dari Abu Hurairah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa menyeru ke jalan petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, yang tidak terkurangi sedikitpun dari pahala-pahala amal mereka sama sekali.
    Barangsiapa menyeru kepada jalan yang menyesatkan, maka baginya dosa semisal (sama) dosa orang-orang yang mengikutinya, yang tidak terkurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka sama sekali.” (0172) [Sahih Ibnu Majah]

    3. Menyangka Majoriti adalah Kebenaran
    Apa yang dimaksudkan adalah; melihat ramai orang yang melakukan sesuatu kemungkaran, dan kita menyangka bahawa perkara itu dibolehkan dalam syariat. Contohnya wanita yang memakai tudung yang jarang, wanita yang berbaju lengan pendek dan mempamerkan bentuk badan, wanita yang menyanyi di pentas (anugerah itu dan ini) dan pelbagai lagi yang bertentangan dengan syariat.
    Walaupun contoh diatas pelakunya adalah wanita, tetapi di belakangnya terdapat kaum lelaki yang membiarkan malah menganjurkannya pula kerana mereka (lelaki) juga menyangka perkara itu dibolehkan. Ini termasuk para suami dan para bapa; sedangkan lelaki itu adalah pemimpin kepada wanita dan mereka akan ditanya tentang kepimpinan mereka.
    Surah An-Nisaa' [4] : 34
    34. Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), .......
    Apabila tiba hari pembalasan, orang yang dipimpin akan mula menyalahi para pemimpinnya kerana terlalu takut.
    Surah Al-Ahzab [33] : 67
    67. Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar).
    Apa yang penting adalah, kebenaran itu didasari dengan ilmu. Di manakah pula cara, atau sumber kepada ilmu bagi mendapatkan kebenaran? Jawapannya adalah; Al-Quran dan Hadis termasuk juga ijtihad dan kesepakatan seluruh ulama. Selain itu terdapat juga ijtihad perseorangan ulama yang muktabar (kepelbagaian pendapat).
    Kebenaran itu tidak semestinya mengikut majoriti, jika terdapat kesalahan dan kesilapan orang terdahulu kemudian setelah diketahui kebenarannya, hendaklah kita menerima dengan hati yang terbuka dan perbetuli kembali kesalahan dan kesilapan itu agar tidak membiarkan generasi akan datang terus menerus dalam kesilapan.
    Hadis : Dari Abu Hurairah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Kalau amanah tidak lagi dipegang teguh, maka tunggulah saat kehancuran.”
    Ia (Abu Hurairah) bertanya, ‘Bagaimana orang (yang) tidak memegang teguh amanah itu ya Rasulullah?’
    Beliau (Nabi saw) menjawab, “Kalau sesuatu urusan telah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancuran.” (1746) [Sahih Bukhari]

    4. Mereka yang Berilmu Pengetahuan

    Surah Al-Mu'min [40] : 83
    83. Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa keterangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.
    Di antara orang yang paling sukar didakwahkan juga adalah orang yang ‘menyangka’ dia sudah mempunyai ilmu pengetahuan yang cukup. Sebarang pendapat yang berlainan dengannya akan ditentang habis-habisan walaupun bertentangan dengan hadis Nabi saw. Mereka akan berhujah dengan kitab itu dan ini, kata-kata guru itu dan guru ini malah mereka lebih mengikut pendapat guru dan kitab mereka melebihi perkataan Rasulullah saw sendiri.
    Apa yang lebih melucukan adalah, mereka menggunakan dalil yang langsung tidak layak seperti suratkhabar, radio dan sebagainya bagi menentang atau beralasan menolak hadis Rasulullah saw.
    Hadis (diringkaskan): Dari Irbadh bin Sariyah : Rasulullah saw bersabda, “....Kamu akan melihat perselisihan yang sangat dahsyat sesudahku, maka hendaklah kamu berpegang pada Sunnah-ku dan Sunnah-Khulafa ur rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah dengan gigi gerahammu dan jauhilah perkara-perkara baru, sesungguhnya setiap bidaah (perkara baru dalam agama) adalah sesat.” (0040)

    5. Orang yang Mempunyai Pangkat, Harta dan Kuasa

    Surah Az-Zumar [39] : 49
    49. Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami, ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah kerana kepintaranku." Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.
    Umum kita mengetahui sepanjang sejarah dakwah para Rasul dan Nabi mempunyai banyak tentangan dari orang yang mempunyai pangkat, harta dan kuasa (sila rujuk sirah para Nabi dan Rasul). Keadaan ini berterusan pula sehingga ke hari ini, tetapi perlu diingat bahawa pengulangan sejarah ini adalah sebagai satu pengajaran buat umat zaman akhir ini. Apakah yang telah terjadi kepada orang-orang yang menentang risalah Rasul mereka? Mereka menerima kebinasaan di dunia dan di akhirat.
    Mereka menganggap segala nikmat yang diberikan oleh Allah yang Maha Agung adalah kerana hasil usaha mereka sendiri. Mereka lupa bahawa nikmat itu pasti akan ditanya kembali pada hari pembalasan mengenai apakah yang telah mereka perbuat terhadap nikmat itu. Mari kita perhatikan kata-kata Qarun;

    Surah Al-Qashash [28] : 78
    78. Qarun berkata: "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, kerana ilmu yang ada padaku." Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.
    Kedua-dua ayat diatas menyatakan akan kesombongan golongan yang kelima ini. Apabila didakwahkan kepada mereka agar mentaati perintah Allah yang Maha Agung dan Rasul-Nya, mereka sangat sombong; mereka berkata ada perkataan yang lebih baik dari itu pada zaman moden ini. Tujuan mereka tidak lain hanyalah untuk menambah kekayaan mereka sahaja dan takut rugi dari segi kehilangan pengaruh dan kuasa.
    Hadis : Dari Abu Hurairah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Setiap umat ku masuk ke dalam syurga, selain orang yang enggan.”
    Mereka bertanya, ‘Ya, Rasulullah, Siapakah yang enggan (masuk syurga) itu?’
    Jawab Nabi saw, “Siapa yang mematuhi perintah ku, masuk syurga dan siapa yang melanggar perintah ku, maka sesungguhnya orang itu enggan (masuk syurga).” (1952) [Sahih Bukhari]

    6. Sangka Buruk

    Surah Al-Hujuraat [49] : 12
    12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, kerana sebahagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjing (memfitnah, mengumpat atau mengata) satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
    Mereka ini sentiasa bersangka buruk pada orang lain, terutamanya kepada orang-orang yang mempunyai kelebihan dari mereka. Mereka mencari-cari kesalahan orang lain tanpa melihat diri sendiri. Mereka juga menganggap mudah mengenai hal-hal ilmu agama dan melihat orang lain lebih rendah dari mereka.
    Surah Al-Hujuraat [49] : 11
    11. Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.
    Mencela diri sendiri juga bermaksud mencela para mukmin yang lain. Orang seperti ini sukar didakwahkan kerana mereka menganggap orang lain semua sama seperti mereka termasuk juga para ilmuwan dan pendakwah. Padahal di dalam Al-Quran jelas mengatakan orang yang berilmu tidak sama dengan orang yang jahil.
    Surah Az-Zumar [39] : 9
    9. .......... Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.
    Hadis : Dari Aisyah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Orang yang sangat dibenci Allah ialah orang yang suka bermusuh-musuhan.” (1915) [Sahih Bukhari]
    PENUTUP
    Setelah kita mengenali enam golongan di atas, dapatlah kita memperbaiki diri agar lebih mudah menerima pendapat orang lain dan bertolak ansur sesama saudara se-Islam. Mungkin juga kita tergolong dalam salah satu golongan di atas, tetapi kita tidak menyedarinya selama ini.
    Kepada para pendakwah, strategi yang betul diperlukan bagi menarik minat orang ingin didakwahkan agar dakwah itu benar-benar memberi pemahaman kepada penerimanya. Selain itu, isu-isu yang diutarakan juga perlulah lebih segar, iaitu isu-isu yang berkaitan dengan kehidupan semasa supaya contoh-contoh yang diberikan nampak lebih jelas dan mudahlah untuk mereka memahaminya.
    Hanya kepada Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayanglah kita memohon perlindungan agar terhindar dari menjadi enam golongan di atas. Kesabaran dalam berdakwah amat diperlukan, janganlah sesekali berputus asa kerana putus asa hanyalah sikap orang kafir.
    Surah Al-Baqarah [2] : 153
    153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah berserta orang-orang yang sabar.

    Hadis : Dari Mu’awiyah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Sentiasa ada segolongan umat ku yang selalu berjuang menegakkan agama AllahTa’ala. Mereka tidak akan celaka oleh orang-orang yang menghina atau menentang mereka sampai hari kiamat. Bahkan mereka tetap menang atas semua manusia.” (1873) [Sahih Muslim]
     Source from : http://koleksihadisnabi.blogspot.com/2010/10/enam-golongan-yang-sukar-menerima.html

    Wa na'udzubillah hi min zalik.. 

    Ya Allah, ampunkan kami, hamba yang lemah. Tegurlah kami, andai kata kami membuat kesalahan. Jangan Kau biarkan, kami dalam kesesatan. Bukakan pintu hati kami agar cahaya hidayah bisa menyinari.. Amin Ya Rabbal Alamin...

    Dear friends, sometimes, some where, we just tend to make mistake. We tend to do sinful things. Sometimes, we don't even realize it.. So, we need to open our heart if someone try to correct us.. Because that is what we always need.. Dakwah and the truth is what we need.. 
    If let say, you are not sure, which one is true, and which is not, then, berpadalah utk hanya percaya kepada kuasa Allah Ta'ala yang Maha Mengetahui.. Berdiam dirilah dan beristighfar.. Semoga Allah melindungi kita dari kesesatan.. 

     Life is just like a wheel. Sometimes kita berada nun di atas. Gemilang. Gembira. Luxurious. Then be thankful to Allah.. Coz, HE is the one who set that for us.. And believe, that HE can take everything in just a snap.. And sometimes, you are in the bottom side of the wheel, in your gloomy days, then be thankful as well.. Coz Allah knows, what is the best for us.. 

    *This advice is actually specially dedicated to Farahiyah Jasni.. Yeah, to me.. And of course, Indirectly to my lovely readers...*

    So, that's all from Ustazah Farahiyah.. *Wahh.., gitu... Jap, bagi can I nak perasan.. Hihi*. I hope, kita sama-sama dapat mengambil pengajaran, InsyaAllah.. Happy Friday u'olls... 

    Wassalam...

     

    Labels

    A.Y.A.H (4) besties (3) blog (5) breastfeeding (6) breastpump (1) dcs (1) Dell Studio 1537 (1) Educare (6) Family (11) Faris (8) fashion (1) Fatin (45) food (2) gadget (7) geram (8) happy moments (17) Health (11) hobbies (3) hubby (13) I Love Islam (1) iium (2) information (11) isu semasa (6) jalan-jalan (4) l.o.v.e (14) M.A.M.A (5) merepek (29) motherhood (23) movie (3) My sweet home (1) myself (51) Oh my sweethome (5) peringatan (15) PhD (1) picas (7) Project (3) raya (2) rkgs (1) robotics (2) Rojak (3) shopping (2) studies (26) UIA (3) UTube (6)

    Snag a Button